MAKASSAR — Upaya meningkatkan kualitas olahraga golf di Sulawesi Selatan kembali mendapat momentum melalui penyelenggaraan Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sulsel yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sabtu (29/11/2025).
Acara ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dan menjadi forum strategis untuk menentukan arah baru organisasi.
Dengan mengusung tema “Dari Prestasi Menuju Reputasi,” Musprov ini diharapkan tidak hanya memilih kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan langkah-langkah terukur dalam pengembangan atlet dan pembinaan generasi muda.
Wahana Pembentukan Karakter
Dalam sambutannya, Jufri Rahman menekankan bahwa golf memiliki nilai lebih dari sekadar olahraga kompetitif. Menurutnya, golf mencerminkan filosofi hidup yang mengajarkan ketenangan, etika, dan integritas.
“Golf itu menggambarkan budi pekerti. Ia mengajarkan kecerdasan melihat situasi serta membangun kepercayaan diri. Karena itu, penting untuk memperkenalkan olahraga ini kepada anak muda,” ujar Jufri.
Ia juga mengingatkan perlunya PGI Sulsel membangun program kerja yang relevan dengan kebutuhan pembinaan atlet masa kini, terutama dalam membuka akses kepada generasi muda agar olahraga golf bisa berkembang lebih inklusif.
Perbaikan Infrastruktur Golf
Selain aspek pembinaan, Jufri menilai golf memiliki potensi besar sebagai penarik wisata olahraga (sport tourism). Untuk itu, ia mendorong peningkatan sarana dan prasarana lapangan golf yang memenuhi standar internasional.
“Kelengkapan infrastruktur menjadi kunci jika kita ingin Sulawesi Selatan menjadi tujuan wisata golf sekaligus pencetak atlet berbakat,” tambahnya.
Ketua PGI Sulsel, Yunan Yunus Kadir, menyampaikan bahwa Musprov ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan organisasi dan peningkatan prestasi.
“Kita berharap musyawarah ini menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan PGI. Semoga prestasi atlet bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Sulsel, Abdul Chalid Suang, menekankan bahwa PGI memiliki peran penting dalam pembinaan atlet menuju berbagai ajang besar, termasuk Pra PON dan PON.
Ia berharap Musprov dapat merumuskan program jangka pendek dan panjang yang realistis untuk penguatan prestasi.
Dari jajaran Pengurus Besar PGI, Ketua Bidang Organisasi Andi Rukman Nurdin Karumpa, mengingatkan pentingnya konsolidasi dan penataan organisasi.
“Pembenahan struktur harus dilakukan agar PGI Sulsel benar-benar mampu melahirkan bibit atlet muda yang bisa bersaing di level nasional,” ujarnya. (*)


























