Makassar

Bertahun-Tahun Kekurangan Air, Warga Titang Akhirnya Nikmati Layanan PDAM Makassar

Tim Redaksi
×

Bertahun-Tahun Kekurangan Air, Warga Titang Akhirnya Nikmati Layanan PDAM Makassar

Sebarkan artikel ini
Bertahun-Tahun Kekurangan Air, Warga Titang Akhirnya Nikmati Layanan PDAM Makassar
Bertahun-Tahun Kekurangan Air, Warga Titang Akhirnya Nikmati Layanan PDAM Makassar

MAKASSAR — Warga di kawasan Jalan Titang dan Veteran Utara, Kecamatan Makassar, akhirnya menikmati aliran air bersih yang lancar setelah Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menyelesaikan koneksi jaringan pipa baru sepanjang kurang lebih 600 meter.

Program ini merupakan bagian dari prioritas layanan dasar pasangan Wali Kota–Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Andi Zunnun NH (MULIA).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta masyarakat memastikan langsung kondisi distribusi air pasca-sambungan baru selesai dikerjakan.

“Ibu-ibu bisa cek langsung hari ini. Pastikan airnya mengalir lancar. Itu air dari PDAM yang sudah memenuhi kebutuhan keseharian,” ujarnya.

Air Mengalir di Delapan Lorong

Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad, menjelaskan bahwa penyelesaian jaringan ini menjawab keluhan warga Titang–Veteran Utara yang selama bertahun-tahun tidak mendapatkan layanan air bersih optimal.

“Untuk koneksi jaringan pipa kita di Veteran Utara ini, kurang lebih 600 meter pipa 110 mm yang kita koneksi,” jelas Hamzah.

Ia menambahkan bahwa aliran air kini sudah normal dan lancar di delapan lorong, mulai dari Jalan Titang hingga sejumlah kawasan sekitarnya.

“Alhamdulillah, distribusi air kini lancar di delapan lorong. Semua lorong dari Jalan Titang sampai lokasi lain sudah teraliri dengan baik,” sambungnya.

Keluhan Menahun Akhirnya Terjawab

Hamzah mengaku terkejut ketika pertama kali turun ke lokasi dan mendapati kondisi warga yang tinggal di pusat kota tetapi tidak pernah menikmati layanan air layak.

“Ini lorong di tengah kota, strategis, tapi airnya tidak pernah lancar. Ternyata daerah ini yang dekat dengan pusat suplai justru bertahun-tahun tidak dapat layanan maksimal,” katanya.

Menurutnya, masalah utama bukan pada produksi air, melainkan izin koneksi pipa yang sempat tertunda.

“Kendalanya pada pipa kita yang tidak dapat izin koneksi dari balai. Sekarang izinnya sudah keluar dan pipanya sudah kita koneksikan dua minggu lalu,” ungkap Hamzah.

400 KK Menikmati

Setidaknya 400 kepala keluarga (KK) kini telah merasakan perbaikan signifikan layanan air bersih.

Setelah koneksi rampung, PDAM melakukan uji coba (flushing) selama tiga hari sebelum distribusi air dinyatakan stabil.

Menariknya, banyak warga baru mengetahui air sudah kembali mengalir setelah petugas PDAM turun mengecek kondisi langsung.

“Selama ini mereka tidak pernah buka keran karena merasa percuma. Ada yang bilang ‘pecah anginji’. Begitu tahu air sudah lancar, mereka kaget sendiri,” tutur Hamzah.

Tak Ada Pungutan Biaya

Hamzah menegaskan bahwa PDAM tidak memungut biaya apa pun untuk pelanggan yang sebelumnya diputus sementara akibat tidak mendapatkan suplai air.

“Semua gratis. Pelanggan yang dulu diputus sementara kita aktifkan kembali tanpa biaya. Tidak ada biaya aktivasi apa pun,” tegasnya.

Dengan rampungnya koneksi jaringan pipa baru ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan kembali komitmennya menghadirkan layanan air bersih yang merata, stabil, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kota—sejalan dengan program prioritas pasangan MULIA dalam pemerataan layanan dasar bagi warga. (*)