Berita

HBH Wija to Luwu 2026 Digelar 18 April, Momentum Konsolidasi Provinsi Luwu Raya

Tim Redaksi
×

HBH Wija to Luwu 2026 Digelar 18 April, Momentum Konsolidasi Provinsi Luwu Raya

Sebarkan artikel ini
HBH Wija to Luwu 2026 Digelar 18 April, Momentum Konsolidasi Provinsi Luwu Raya
HBH Wija to Luwu 2026 Digelar 18 April, Momentum Konsolidasi Provinsi Luwu Raya

MAKASSAR — Kegiatan Halalbihalal (HBH) Wija to Luwu 2026 dipastikan akan digelar pada Sabtu, 18 April 2026 di Gedung Graha Pena Fajar Lantai 2, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Penjadwalan ulang ini diputuskan panitia setelah mempertimbangkan sejumlah aspek teknis demi memaksimalkan pelaksanaan kegiatan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi panitia yang dihadiri Ketua BPW KKLR Sulawesi Selatan, Hasbi Syamsu Ali, Sekretaris BPW KKLR Sulsel, Asri Tadda, Ketua Panitia Ir Ahmad Huzain, serta jajaran panitia lainnya, Sabtu (28/3).

Hasbi menegaskan bahwa Halalbihalal Wija to Luwu bukan sekadar agenda silaturahmi tahunan, tetapi memiliki makna strategis sebagai momentum konsolidasi perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

“Halalbihalal Wija to Luwu 2026 adalah momentum penting dan strategis bagi konsolidasi perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya. Kita ingin seluruh stakeholder Luwu Raya dapat berkumpul untuk menguatkan barisan perjuangan,” ujarnya.

Undang Kepala Daerah dan DPRD se-Luwu Raya

Panitia merencanakan mengundang seluruh kepala daerah di wilayah Luwu Raya, serta pimpinan dan anggota DPRD se-Luwu Raya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, panitia juga akan mengundang Datu Luwu serta unsur Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Luwu Raya (BPP-DOB) guna memperkuat konsolidasi lintas elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Memperkuat Arah Perjuangan Provinsi Luwu Raya.”

Menurut Hasbi, tema tersebut mencerminkan semangat persatuan diaspora Wija to Luwu dalam memperjuangkan terbentuknya daerah otonom baru Provinsi Luwu Raya.

Dirangkaikan Dzikir dan Doa Bersama

Berdasarkan rancangan agenda yang disusun panitia, kegiatan Halalbihalal juga akan dirangkaikan dengan dzikir dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk kelancaran perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

“Insya Allah semua ikhtiar kita lakukan untuk perjuangan ini, termasuk dengan doa bersama agar apa yang kita perjuangkan mendapat ridho Allah,” kata Hasbi.

Ia juga berharap diaspora Wija to Luwu yang berdomisili di Makassar dan sekitarnya dapat meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran diaspora Luwu menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas dan konsolidasi perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

“Ini bukan hanya kegiatan silaturahmi, tetapi momentum menyatukan kekuatan dan arah perjuangan,” tutupnya. (*)