Berita

UMKM Binaan PT Vale Jadi Sorotan di Nambaso Fest HUT Sulawesi Tengah ke-62

Tim Redaksi
×

UMKM Binaan PT Vale Jadi Sorotan di Nambaso Fest HUT Sulawesi Tengah ke-62

Sebarkan artikel ini
UMKM Binaan PT Vale Jadi Sorotan di Nambaso Fest HUT Sulawesi Tengah ke-62
UMKM Binaan PT Vale Jadi Sorotan di Nambaso Fest HUT Sulawesi Tengah ke-62

PALU – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Vale Indonesia Tbk menjadi salah satu daya tarik dalam gelaran Nambaso Fest 2026, rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Jodjokodi Convention Center (JCC) Palu sejak 14 April 2026.

Dalam ajang tersebut, PT Vale tidak hanya memaparkan perkembangan proyek perusahaan di Morowali, tetapi juga memanfaatkan momentum pameran untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil pembinaan masyarakat lokal.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Government Relation Officer IGP Morowali PT Vale, Randi Pratama, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam Nambaso Fest sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM dampingan agar lebih dikenal publik.

“Yang kami tampilkan di Nambaso Fest ini ada dua hal, yaitu perkembangan proyek PT Vale di Morowali serta produk-produk UMKM binaan yang kami dampingi,” ujarnya.

Berbagai produk khas daerah turut dipamerkan, mulai dari sambal ikan asap, minuman herbal, hingga beras organik hasil produksi masyarakat lokal.

Menurut Randi, produk-produk tersebut merupakan hasil pendampingan PT Vale secara menyeluruh, mulai dari penguatan kapasitas produksi, peningkatan kualitas kemasan, hingga strategi pemasaran.

“Sambal ikan asap sudah menjadi salah satu produk khas masyarakat Morowali. Kami mendampingi dari proses produksi sampai pemasaran agar UMKM bisa tumbuh mandiri,” jelasnya.

Salah satu produk yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah beras organik lokal yang dinilai memiliki kualitas lebih baik dan lebih sehat karena diproduksi tanpa bahan kimia.

“Beras organik ini cukup diminati karena kualitasnya bagus, lebih pulen, lebih putih, dan tentu lebih sehat,” tambah Randi.

Meski beberapa produk masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas, PT Vale optimistis program pendampingan yang dilakukan akan mendorong pelaku usaha lokal naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar.

Melalui partisipasi di Nambaso Fest, perusahaan berharap UMKM binaan tidak hanya tampil sebagai bagian dari pameran, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Harapan kami, PT Vale dan masyarakat bisa tumbuh bersama. Kalau perusahaan berkembang, masyarakat sekitar juga harus ikut maju,” pungkasnya.

Keikutsertaan PT Vale dalam ajang tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di wilayah operasionalnya. (*)