MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melanjutkan tahapan seleksi program beasiswa penuh bagi calon taruna Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug.
Sebanyak 100 peserta yang lolos seleksi administrasi dan psikotes kini mengikuti tes kemampuan akademik untuk memperebutkan 20 kuota beasiswa penuh yang disiapkan Pemprov Sulsel.
Program ini merupakan salah satu kebijakan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam memperluas akses pendidikan tinggi vokasi sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul di sektor transportasi udara.
Ketua Tim Kerja Beasiswa Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulsel, Samsuddin, mengatakan seluruh biaya pendidikan peserta yang dinyatakan lulus hingga menjadi taruna PPI Curug akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Tahun ini, sesuai kebijakan Bapak Gubernur yang telah disampaikan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan beasiswa penuh kepada calon taruna yang berhasil lolos seleksi masuk PPI Curug,” ujarnya saat pelaksanaan seleksi di Lantai 4 BKD Pemprov Sulsel, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan proses seleksi yang dilaksanakan bersama PPI Curug telah berlangsung selama sepekan. Setelah menyelesaikan psikotes, peserta kini mengikuti tes kemampuan akademik sebelum melanjutkan ke tahapan wawancara dan tes kesamaptaan.
Dari total 196 peserta yang mengikuti seleksi sejak tahap awal, hanya 100 orang yang berhasil lolos ke tahapan akademik. Pelaksanaan tes dibagi dalam dua sesi dengan masing-masing diikuti 50 peserta.
“Setelah tes akademik selesai, peserta yang masih bertahan akan mengikuti wawancara, kemudian dilanjutkan dengan tes kesamaptaan sebagai bagian dari proses penentuan peserta terbaik,” kata Samsuddin.
Koordinator Administrasi Akademik PPI Curug, Gilang Trio Putra, menjelaskan seluruh tahapan seleksi dirancang secara berjenjang untuk memastikan calon taruna memenuhi standar akademik, fisik, dan kesehatan sebelum menjalani pendidikan penerbangan.
Menurutnya, setelah tes akademik, peserta masih harus melewati wawancara, pemeriksaan fisik awal seperti tes buta warna serta pengukuran tinggi dan berat badan, sebelum mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh di kampus PPI Curug, Jakarta.
“Nantinya akan dipilih 20 peserta terbaik yang berhak melanjutkan seleksi di PPI Curug. Mereka akan mengikuti tes kesehatan serta tes bakat terbang untuk mengukur kemampuan dasar sebagai calon taruna penerbangan,” jelasnya.
Program beasiswa ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Andi Miftahul Khair, siswa SMA Negeri 1 Sinjai, mengaku semakin percaya diri setelah berhasil lolos hingga tahap akademik.
“Awalnya saya merasa gugup karena harus berhadapan langsung dengan pewawancara. Namun setelah mengetahui nama saya masuk dalam 100 peserta yang lolos ke tahap berikutnya, saya semakin termotivasi untuk terus berjuang dan tidak menyerah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Putri Azizil Arsy, siswi SMK Negeri 10 Jeneponto. Menurutnya, beasiswa penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuka peluang bagi generasi muda untuk mewujudkan cita-cita berkarier di dunia penerbangan.
“Program beasiswa penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi kesempatan bagi kami, khususnya generasi muda Sulawesi Selatan, untuk menggapai impian menjadi pilot melalui pendidikan di PPI Curug,” katanya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak hanya membuka akses pendidikan bagi putra-putri daerah, tetapi juga menyiapkan calon-calon profesional di bidang penerbangan yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memenuhi kebutuhan sumber daya manusia pada sektor transportasi udara nasional. (*)


























