Berita

BBWS Pompengan Jeneberang Gelar Sidang TKPSDA WS Saddang 2025 di Sinjai

Tim Redaksi
×

BBWS Pompengan Jeneberang Gelar Sidang TKPSDA WS Saddang 2025 di Sinjai

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulsel Perkuat Tata Kelola SDA lewat Sidang TKPSDA
Pemprov Sulsel Perkuat Tata Kelola SDA lewat Sidang TKPSDA

SINJAI – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang bersama Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Saddang menggelar sidang tahunan pada 15–17 September 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air di Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sidang tahunan resmi dibuka oleh Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan selaku Ketua TKPSDA WS Saddang, yang diwakili Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Ishak Amin Rusly.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah konsolidasi antar pemangku kepentingan.

“Pemprov sangat mengapresiasi pelaksanaan Sidang TKPSDA WS Saddang 2025 di Sinjai. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah dalam menjaga sumber daya air yang merupakan penopang kehidupan masyarakat,” ujar Ishak.

Turut hadir dalam pembukaan sidang, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai beserta jajaran perangkat daerah terkait.

Sidang tahun ini diikuti anggota TKPSDA periode 2024–2029, baik secara langsung maupun daring.

Agenda utama mencakup kunjungan lapangan ke Sungai Tangka dan Intake PDAM Kabupaten Sinjai untuk meninjau kondisi aktual sekaligus merespons isu strategis terkait degradasi lingkungan.

Selain itu, forum juga membahas sinkronisasi program pengelolaan sumber daya air, penyusunan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) WS Jeneberang 2025–2026, serta pedoman penghitungan Indeks Ketahanan Air (IKtA) yang menjadi instrumen penting dalam memastikan ketahanan air jangka panjang.

Dengan rangkaian agenda tersebut, sidang TKPSDA diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk menjaga keseimbangan pemanfaatan sumber daya air, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Sungai Saddang dan sekitarnya. (*)