KOLAKA — Peningkatan aktivitas ekonomi di Kabupaten Kolaka turut mendorong kebutuhan layanan kesehatan yang lebih responsif, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk melalui program Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menyerahkan satu unit ambulans kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kolaka.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu, 17 Maret 2026, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka.
Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas layanan darurat PMI yang selama ini masih menghadapi keterbatasan armada, terutama untuk kebutuhan evakuasi pasien dan respons kejadian darurat.
Manager External Relations Pomalaa, Hasmir, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik di wilayah operasional.
“Penguatan layanan kesehatan menjadi elemen penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah yang berkembang pesat. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan layanan darurat di Kolaka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan ambulans tersebut merupakan bagian dari realisasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun Anggaran 2024, yang difokuskan pada kebutuhan prioritas masyarakat.
Seiring berkembangnya proyek strategis IGP Pomalaa, mobilitas masyarakat di Kolaka mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan terhadap layanan kesehatan, termasuk penanganan kegawatdaruratan.
Dalam konteks tersebut, PT Vale menempatkan perannya tidak hanya sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah yang berkontribusi dalam penguatan layanan dasar masyarakat.
Ambulans yang diserahkan akan digunakan oleh PMI Kabupaten Kolaka untuk mendukung berbagai layanan, mulai dari rujukan pasien, evakuasi kecelakaan, hingga penanganan bencana.
Ketua PMI Kabupaten Kolaka, Hj. Andi Wahida, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia menilai dukungan tersebut sangat relevan dengan kondisi operasional PMI saat ini.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas dukungan dari PT Vale. Sebelumnya kami menghadapi keterbatasan armada akibat kondisi kendaraan yang tidak lagi optimal,” ujarnya.
Dengan adanya ambulans baru, PMI optimistis dapat meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
Ia menambahkan, kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan kemanusiaan, termasuk evakuasi pasien, penanganan kecelakaan, serta respons terhadap bencana.
Melalui program ini, PT Vale menegaskan komitmennya untuk menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Perusahaan menilai bahwa pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas sosial dan layanan publik, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas dan inklusif. (*)


























