KOLAKA — Peningkatan kapasitas tenaga medis dalam menangani kasus darurat kardiovaskular menjadi perhatian di tengah pertumbuhan kawasan industri.
Hal ini mendorong PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa kembali menggelar program sosial bertajuk Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya.
Salah satu kegiatan utamanya adalah pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) yang berlangsung pada 24–26 April 2026 di Aula Rumah Sakit Benyamin Guluh.
Sebanyak 30 dokter dari rumah sakit dan enam puskesmas di Kabupaten Kolaka terlibat dalam pelatihan ini. Mereka dibekali keterampilan teknis dalam menangani kondisi henti jantung yang membutuhkan respons cepat dan presisi.
Pelaksana Tugas Direktur RSBG Kolaka, Firdaus, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesiapan tenaga medis, meski kasus henti jantung di daerah tersebut masih tergolong rendah.
“Ini bagian dari antisipasi. Dengan keterampilan yang memadai, dokter di rumah sakit maupun puskesmas dapat merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan tenaga medis dari berbagai puskesmas—di antaranya Latambaga, Kolaka, Wundulako, Baula, Pomalaa, dan Tanggetada—menjadi nilai tambah dalam memperluas jangkauan kesiapsiagaan layanan kesehatan di tingkat primer.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Kepala Dinas Kesehatan Kolaka, Sri Raoda Buna. Ia menilai program yang dijalankan PT Vale sejalan dengan prioritas pembangunan daerah di sektor kesehatan.
“Kehadiran program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, Aditya Hafria Vanani, menyoroti meningkatnya risiko penyakit seiring pertumbuhan aktivitas industri dan jumlah penduduk.
Menurutnya, perubahan gaya hidup serta mobilitas pekerja berpotensi meningkatkan kasus penyakit jantung, sehingga kesiapan tenaga medis menjadi hal yang krusial.
“Tenaga medis harus siap menangani baik pekerja maupun masyarakat. Kami berharap pelatihan ini memperkuat kolaborasi dan kesiapsiagaan sistem kesehatan di Kolaka,” jelasnya.
Melalui pelatihan ACLS ini, PT Vale tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu dokter, tetapi juga mendorong penguatan sistem layanan kesehatan secara menyeluruh, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat kardiovaskular di wilayah Kolaka. (*)


























