LUWU TIMUR – Upaya menanamkan kesadaran kebencanaan sejak usia dini terus didorong Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui pendekatan edukasi berbasis pengalaman langsung.
Salah satunya terlihat dalam kegiatan outing class yang diikuti siswa PAUD TK IT Al Fatih Malili di Posko Pemadam Kebakaran Malili, Kamis (30/04/2026).
Kegiatan ini memanfaatkan lingkungan kerja pemadam kebakaran sebagai ruang belajar kontekstual bagi anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diperkenalkan dengan tema api, tidak hanya sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai bagian dari edukasi keselamatan. Anak-anak diajak memahami sisi manfaat api dalam kehidupan sehari-hari sekaligus potensi bahayanya jika tidak dikendalikan.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Angkona-Malili, Wirda Ayu Ningsi menjelaskan, metode pembelajaran langsung seperti ini memberikan pengalaman yang lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
“Melalui kunjungan ini, anak-anak bisa belajar secara nyata. Mereka tidak hanya mengetahui apa itu api, tetapi juga memahami bagaimana bersikap aman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain pengenalan dasar tentang api, para siswa juga diajak melihat berbagai peralatan pemadam kebakaran. Petugas menjelaskan fungsi alat-alat tersebut secara sederhana agar mudah dipahami, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap teknologi dan profesi penyelamatan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter. Nilai-nilai seperti kepedulian, kewaspadaan, serta tanggung jawab terhadap lingkungan mulai ditanamkan sejak usia dini.
Pendekatan edukasi di luar kelas ini dinilai efektif dalam membangun kesadaran keselamatan sekaligus memperluas wawasan anak terhadap situasi darurat.
Melalui kolaborasi antara satuan pendidikan dan instansi pemerintah, diharapkan terbentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tanggap menghadapi risiko di lingkungan sekitarnya.
Sinergi semacam ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang tangguh dan berkarakter di Kabupaten Luwu Timur. (*)














