Berita

Pasca-Insiden Pipa Minyak, PT Vale Lakukan Pemantauan Ilmiah di Danau Towuti

Tim Redaksi
×

Pasca-Insiden Pipa Minyak, PT Vale Lakukan Pemantauan Ilmiah di Danau Towuti

Sebarkan artikel ini
Pemantauan Kualitas Air Danau Towuti Pasca-Insiden Pipa Minyak PT Vale
Pemantauan Kualitas Air Danau Towuti Pasca-Insiden Pipa Minyak PT Vale

LUWU TIMUR – Upaya pemulihan lingkungan pasca-insiden pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, kini berfokus pada langkah ilmiah. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melibatkan tim ahli independen untuk memastikan kualitas air Danau Towuti tetap terjaga dan aman bagi masyarakat.

Pada Rabu (10/9/2025), tiga tenaga ahli dari HAS Environmental diterjunkan ke lapangan. Mereka melakukan pengambilan sampel di sejumlah titik strategis, mulai dari sekitar dermaga, bagian tengah danau, hingga muara sungai.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap tangki air milik warga untuk memastikan sumber air domestik tidak terdampak.

Pemantauan Kualitas Air Danau Towuti Pasca-Insiden Pipa Minyak PT Vale

Menurut Tri Wisnu Febrianto, tenaga ahli HAS Environmental yang memimpin pemantauan, setiap tahapan dilakukan dengan standar ilmiah yang ketat.

“Kami menggunakan metode yang tervalidasi dan peralatan modern, sehingga data yang diperoleh akurat serta bisa dipertanggungjawabkan. Hasil ini akan menjadi rujukan penting dalam menjaga keamanan lingkungan dan kesehatan warga,” jelasnya.

Pemantauan dilengkapi dengan Portable Environmental Quality Monitor (EQM), alat yang mampu mendeteksi polutan secara real-time, termasuk sulfur dioksida (SO2) dan senyawa organik volatil (VOC) yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan.

Pemeriksaan udara ini merupakan langkah antisipatif agar kualitas lingkungan sekitar tetap terjaga.

Pemantauan Kualitas Air Danau Towuti Pasca-Insiden Pipa Minyak PT Vale

Selain pengawasan di danau, kegiatan pembersihan di darat masih berlangsung. Relawan bersama tim SAR Batara Guru Rescue Malili terus berjaga di titik tujuh untuk membantu proses pemulihan di area terdampak.

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan pendekatan ilmiah ini menjadi bagian dari strategi pemulihan berkelanjutan.

“Kami tidak hanya fokus pada area permukaan, tetapi juga memastikan kondisi Danau Towuti dipantau secara menyeluruh. Dengan dasar data yang akurat, kami ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan,” ujarnya.

Sejak insiden terjadi, PT Vale mencatat 220 aduan dari enam desa terdampak. Hingga hari ke-19, sekitar 48 persen di antaranya telah ditindaklanjuti.

Capaian ini disebut sebagai bukti nyata keseriusan perusahaan dalam menangani dampak insiden secara transparan dan akuntabel. (*)