Berita

Lewat Silatreg se-Sulawesi, KAHMI Sulsel Dorong Lahirnya Gagasan Solutif untuk Indonesia Maju

Tim Redaksi
×

Lewat Silatreg se-Sulawesi, KAHMI Sulsel Dorong Lahirnya Gagasan Solutif untuk Indonesia Maju

Sebarkan artikel ini
Ni'matullah Koordinator Presidium KAHMI Sulsel
Ni'matullah Koordinator Presidium KAHMI Sulsel

MAKASSAR — Seruan “KAHMI untuk Indonesia Maju” menggema kuat jelang pelaksanaan Silaturahmi Regional KAHMI se-Sulawesi yang digelar di Makassar, 10-11 Oktober 2025.

Lebih dari sekadar slogan, tema tersebut menjadi penegasan tekad KAHMI untuk kembali pada akar intelektualnya yang melahirkan gagasan alternatif dan solusi konstruktif bagi bangsa.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Selatan, Ni’matullah Erbe, menyebut forum ini sebagai momentum penting untuk mempertegas posisi KAHMI dalam memberikan kontribusi pemikiran di tengah kompleksitas persoalan nasional.

Ia menilai, kehadiran KAHMI tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga strategis untuk memperkaya wacana kebijakan publik.

“KAHMI untuk Indonesia Maju bukan sekadar slogan, tapi panggilan untuk melahirkan pikiran-pikiran solutif bagi bangsa. Kita harus menghadirkan gagasan yang segar, kritis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujar Ni’matullah dalam rapat finalisasi persiapan panitia Silatreg KAHMIse-Sulawesi, Rabu (8/10) di Makassar.

Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai isu krusial yang tengah menjadi perhatian publik, seperti evaluasi sistem pemilu, efektivitas kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga kebijakan fiskal terkait pemangkasan anggaran dari pusat ke daerah.

Isu-isu tersebut, kata Ni’matullah, harus dibaca bukan semata dari sudut politik, tetapi juga dari aspek keadilan sosial dan pemerataan pembangunan.

“KAHMI memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal arah kebijakan negara agar tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Sebagai tuan rumah, KAHMI Sulawesi Selatan mendapat kepercayaan menjadi lokomotif penyelenggaraan forum ini.

Ni’matullah berharap KAHMI Sulsel tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga substantif dalam melahirkan rekomendasi yang relevan dan implementatif.

“Saya mengharapkan seluruh pengurus KAHMI Sulsel menyemarakkan dan menyukseskan kegiatan ini, sekaligus memastikan hasilnya menjadi kontribusi nyata bagi masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya dengan optimisme tinggi.

Forum ini diharapkan tidak berhenti pada tataran diskusi, tetapi berlanjut pada agenda konkret berupa rekomendasi kebijakan dan aksi kolaboratif lintas wilayah.

KAHMI, lanjut Ni’matullah, mesti tampil sebagai kekuatan intelektual yang menuntun perubahan, bukan sekadar reaktif terhadap situasi.

Dengan semangat tersebut, KAHMI Sulsel bertekad menjadikan forum ini sebagai ruang kolaborasi strategis bagi alumni HMI lintas generasi, sekaligus laboratorium gagasan yang menyatukan visi untuk Indonesia yang berdaulat, sejahtera, dan berkeadilan. (*)