Berita

Lewat PBL III, Mahasiswa FKM Unhas Evaluasi Intervensi Pencegahan Stunting di Tonrokassi Timur Jeneponto

Tim Redaksi
×

Lewat PBL III, Mahasiswa FKM Unhas Evaluasi Intervensi Pencegahan Stunting di Tonrokassi Timur Jeneponto

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Posko 32 PBL III FKM UNHAS Laksanakan Evaluasi Intervensi Fisik dan Non-Fisik Pencegahan Stunting di Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto
Mahasiswa Posko 32 PBL III FKM UNHAS Laksanakan Evaluasi Intervensi Fisik dan Non-Fisik Pencegahan Stunting di Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto

JENEPONTO — Mahasiswa Posko 32 Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) melaksanakan kegiatan evaluasi intervensi fisik dan non-fisik terkait pencegahan stunting di Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Kamis (26/6).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari intervensi yang telah dilakukan sebelumnya pada bulan Januari 2025, sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan pengetahuan masyarakat.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Intervensi non-fisik berupa edukasi kreatif telah digelar pada 24 Januari 2025 lalu di Masjid Lingkungan Bontorea. Kegiatan ini menyasar ibu hamil, ibu baduta, wanita usia subur (WUS), dan remaja putri (rematri), dengan jumlah peserta mencapai 51 orang.

Materi edukasi mencakup pemahaman dasar tentang stunting, penyebab dan dampak jangka panjangnya, serta strategi pencegahan seperti pemberian ASI eksklusif, konsumsi gizi seimbang, pentingnya pemeriksaan kehamilan, dan konsumsi tablet tambah darah (TTD).

Penyuluhan disampaikan secara interaktif menggunakan media papan informasi pop-up. Selain itu, dilakukan pengukuran pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test untuk menilai efektivitas edukasi yang diberikan.

Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta, terutama mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Adapun intervensi fisik dilaksanakan pada 25 Januari 2025 melalui pemasangan banner edukatif tentang pencegahan stunting di lima titik strategis, masing-masing di Posyandu Boyong, Balandangan, Bontoa, Bontorea, dan Bangka-Bangkala.

Pemasangan banner ini dilakukan setelah koordinasi intensif dengan pihak kelurahan dan kader posyandu setempat. Banner tersebut menjadi media visual yang berkelanjutan dalam menyebarluaskan pesan kesehatan secara luas kepada masyarakat.

Evaluasi yang dilakukan tim mahasiswa menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan melalui edukasi dan media visual mulai berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat. Kader posyandu yang terlibat juga telah mulai menyosialisasikan informasi tersebut secara aktif di lingkungan masing-masing, memperkuat efek dari intervensi yang dilakukan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua usia.

Media edukasi yang kreatif terbukti mampu menarik perhatian masyarakat serta mempermudah pemahaman terhadap isu-isu kesehatan seperti stunting.

Tim Posko 32 PBL III FKM Unhas yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari enam mahasiswa lintas departemen, yakni Mutmainna (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Salsabila Putriana Hasbar (Manajemen Rumah Sakit), dan Nur Sakinah (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan).

Selain itu juga ada Rhafisyah Nurul Tsany Harinal (Epidemiologi), dan Wahyu Nasyrah Qalbi (Kesehatan Lingkungan), dan Safirah Adzkia (Epidemiologi). Mereka didampingi oleh Dosen Supervisor, Rismayanti, SKM., MKM.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap dapat mendorong terjadinya perubahan perilaku masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Jeneponto, khususnya di Kelurahan Tonrokassi Timur. (*)