TAKALAR — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) merayakan Dies Natalis ke-43 dengan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema “Hebat, Mandiri, dan Berdampak untuk Kesehatan menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tahun ini ditandai dengan pelaksanaan 19 kegiatan pengabdian masyarakat di 10 titik Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar.
Kegiatan yang melibatkan dosen, tenaga pendidik, mahasiswa S1 hingga S3, serta tiga mahasiswa internasional dari Hongkong, India, dan Liberia ini menjadi bukti konkret peran akademisi dalam pembangunan kesehatan di daerah.
“Kami tidak hanya datang untuk memberikan edukasi kesehatan, tapi juga melakukan pemeriksaan langsung di sekolah, puskesmas, dan balai desa. Sebagai bentuk terima kasih, kami membagikan sembako kepada warga yang telah menerima kami dengan hangat,” ujar Dekan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., M.Sc.PH, Ph.D, Jumat (31/10/2025).
Program pengabdian ini disambut positif oleh pemerintah daerah. Sekretaris Dinas Kesehatan Takalar, H. Sapri, SKM., S.Kep., Ners., M.Kes, menilai kehadiran FKM Unhas membawa dampak signifikan.
“Takalar mendapat kunjungan dari banyak profesor hari ini. Mereka tidak hanya berbagi ilmu, tapi juga turun langsung melakukan pemeriksaan kesehatan hingga ke sekolah-sekolah. Ini langkah luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Laikang, Marwan, S.E., M.Si, berharap kerja sama antara Unhas dan pemerintah daerah terus berlanjut.
“Kami berterima kasih atas ilmu dan bantuan yang diberikan. Stunting di Takalar masih tinggi, sekitar 24%, ditambah penyakit tidak menular seperti hipertensi. Semoga kegiatan ini membantu masyarakat kami lebih sehat,” ujarnya.
Selain edukasi dan pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, puskesmas, dan masyarakat desa.
Peringatan Dies Natalis ke-43 FKM Unhas ini selaras dengan komitmen kampus terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama tujuan ke-3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta tujuan ke-17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
“Kami ingin memastikan bahwa FKM Unhas tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga menjadi agen perubahan nyata bagi masyarakat,” tegas Prof. Sukri.
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi lintas generasi, FKM Unhas terus memperkuat kontribusinya dalam membangun masyarakat sehat menuju Indonesia Emas 2045. (*)


























