MAKASSAR — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan memastikan peringatan hari ulang tahun (HUT) pertama organisasi tersebut akan digelar secara sederhana, namun sarat makna dan aksi nyata untuk masyarakat.
Komitmen itu ditegaskan dalam rapat konsolidasi bersama organisasi sayap Muda Bergerak Sulsel serta Tim 7 Partai Gerakan Rakyat Sulsel, yang berlangsung di Makassar, Minggu (22/2).
Rapat dipimpin langsung Ketua DPW GR Sulsel yang juga sekaligus Ketua Partai Gerakan Rakyat Sulsel, Asri Tadda, dan dihadiri jajaran pengurus lintas struktur wilayah.
Asri menegaskan, usia satu tahun sejak deklarasi 27 Februari 2025 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen perjuangan.
“Perayaan ini tidak perlu berlebihan. Kita ingin sederhana, tetapi benar-benar bermakna dan menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, dalam setahun perjalanan, Gerakan Rakyat telah membentuk sejumlah perangkat dan sayap gerakan, di antaranya Badan Siaga Bencana (Bahana), Badan Keamanan dan Pengawalan (Bakawal), Muda Bergerak, Perempuan Bergerak, Serikat Nelayan Rakyat (Senara), hingga Partai Gerakan Rakyat. Seluruh elemen tersebut diharapkan terus bergerak dalam satu semangat pengabdian.
Empat Aksi Sosial
Sebagai bentuk syukur dan pengabdian, DPW GR Sulsel menyiapkan empat agenda sosial yang akan digelar secara bertahap menjelang puncak HUT pada 27 Februari 2026.
Pertama, Berbagi Buku Bacaan pada Selasa (24/2) di depan Perpustakaan Wilayah Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Kegiatan ini membuka ruang donasi buku dari kader dan simpatisan untuk disalurkan kepada masyarakat.
Kedua, Menanam Pohon Harapan pada Rabu (25/2) di kawasan Galangan Kapal. Aksi ini menjadi simbol kepedulian lingkungan sekaligus penegasan komitmen menjaga keberlanjutan.
Ketiga, Berbagi Takjil di Lampu Merah Fly Over Urip Sumoharjo pada sore harinya, sebagai bagian dari semangat berbagi di bulan Ramadan.
Keempat, Syukuran 1 Tahun Gerakan Rakyat pada Jumat (27/2) yang dianjurkan digelar sederhana di tingkat DPD dan DPC, serta dapat dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Asri mengajak seluruh anggota dan simpatisan untuk mengambil bagian aktif dalam setiap rangkaian kegiatan tersebut.
“Ini refleksi kesyukuran sekaligus penguatan solidaritas. Kita ingin Gerakan Rakyat terus hadir dengan kerja nyata, bukan sekadar simbol,” tegasnya.
Dengan mengusung semangat “Hadir untuk Rakyat”, peringatan HUT pertama ini diharapkan menjadi penguat konsolidasi internal sekaligus penegasan arah gerakan sebagai organisasi sosial-politik yang berpijak pada kepedulian dan aksi konkret di tengah masyarakat. (*)


























