GOWA — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Rakyat (GR) Kabupaten Gowa mematangkan konsolidasi politik perubahan melalui Konsolidasi Internal yang digelar pada Minggu malam (1/2/2026) di Sekretariat Bersama Gerakan Rakyat Gowa, Jalan Manggarupi Raya, Bonto-Bontoa, Sungguminasa.
Kegiatan ini diikuti puluhan pengurus struktural Gerakan Rakyat dari tingkat DPD hingga DPC. Konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Nasional I (Rakernas I) Gerakan Rakyat yang digelar Januari lalu, sekaligus menjadi forum penyamaan visi dan penguatan struktur organisasi di tingkat daerah.
Ketua DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Gowa, A. Karim Alwie, mengatakan konsolidasi internal ini penting untuk memastikan Gerakan Rakyat—baik sebagai organisasi kemasyarakatan maupun partai politik—berjalan searah dengan tujuan dan target perjuangan nasional.
“Konsolidasi ini kita lakukan pasca Rakernas I agar Gerakan Rakyat di Gowa dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, terarah, serta mampu menjawab aspirasi politik masyarakat,” ujar Karim Alwie, yang juga menjabat Ketua Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Gowa.
Ia menegaskan perlunya sinergi seluruh elemen pengurus Ormas dan Partai Gerakan Rakyat untuk membangun kekuatan struktural hingga ke tingkat paling bawah.
“Target kita adalah hadir di seluruh desa dan kelurahan di Gowa. Penguatan struktur ini menjadi fondasi penting bagi perjuangan politik perubahan ke depan,” kata Karim.
Konsolidasi internal tersebut secara khusus menghadirkan Ketua DPW Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan, Asri Tadda, yang juga Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat Sulsel.
Dalam arahannya, Asri menekankan pentingnya membangun satu visi bersama sebagai prasyarat utama dalam memperkuat gerakan politik perubahan.
“Gerakan Rakyat ini dibangun sebagai rumah besar perjuangan rakyat. Karena itu, sebelum melangkah lebih jauh, kita harus menyatukan visi dan komitmen agar arah perjuangan kita tetap konsisten,” ujar Asri Tadda.
Ia menjelaskan, salah satu pelajaran penting dari pengalaman politik sebelumnya adalah perlunya alat perjuangan yang terorganisir dan berkelanjutan.
Untuk itu, saat ini Partai Gerakan Rakyat tengah diproses pendaftarannya sebagai badan hukum partai politik di Kementerian Hukum, sementara Ormas Gerakan Rakyat telah resmi berdiri sejak awal 2025.
“Kita sedang menyiapkan kendaraan politik yang sah. Namun Ormas Gerakan Rakyat lebih dulu menjadi ruang konsolidasi rakyat yang menginginkan perubahan,” jelasnya.
Asri juga mengajak para relawan dan pejuang perubahan di daerah untuk bergabung dan memperkuat barisan Gerakan Rakyat sebagai gerakan politik yang berangkat dari rakyat dan untuk rakyat.
“Gerakan Rakyat ini tidak digerakkan oleh oligarki mana pun. Ia lahir dari kesadaran dan partisipasi rakyat. Inilah kekuatan utama politik perubahan yang sedang kita bangun,” tegas Asri.
Sejumlah pengurus DPW Gerakan Rakyat Sulsel turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua POK Fuad Kesuma Fikar, Bendahara Irma Effendy, Wasekbid POK Rinaldi, serta Wasekbid Humas dan Media Digital Rury Asri P.
Hadir pula Ketua DPW Muda Bergerak Sulawesi Selatan Muh. Alief, Ketua DPD Muda Bergerak Kabupaten Gowa, Dewan Pembina DPD GR Gowa Dr. Syam’un, Sekretaris DPD GR Gowa Gazali, serta jajaran pengurus lainnya. (*)


























